Apa itu Kurap? Penyebab Kurap ?

Semua orang bisa terkena infeksi jamur di kulit, penyakit kulit bisa mengganggu berbagai aktifitas yang kita jalankan. Apalagi Anda aktif dalam kegiatan olahraga dan aktivitas fisik, risiko Anda mungkin lebih tinggi.

Jangankan untuk beraktifitas, saat penyakit kulit menyerang untuk bergerak saja terkadang sulit. Kulit bisa menjadi merah, bernanah dengan kombinasi rasa gatal dan panas yang sangat mengganggu salah satu penyakitnya yaitu kurap, bagi penderita penyakit ini ciri-ciri kurap dapat diidentifikasi dengan mudah, karena itu kurap juga dapat menimbulkan rasa tidak percaya diri pada penderitanya.

kurap

Infeksi jamur lebih sering muncul di area kulit yang lembap. Kurap adalah penyakit yang menyerang kulit dan disebabkan oleh jamur. Selain menyerang kuku, tubuh bagian atas dan kepala, penyakit ini juga dapat muncul di selangkangan dan kaki.

Kurap yang dikenal dengan nama latin Tiniea Corporis merupakan penyakit kulit yang menular dengan jamur sebagai penyebabnya. Sedangkan dalam bahasa Inggris, kurap dikenal dengan nama Ringworm. Disebut ringworm (Lingkaran Cacing) bukan karena berhubungan atau salah satu penyebabnya adalah cacing, namun apabila penyakit ini menyerang kulit, di bagian yang terinfeksi jamur akan muncul lingkaran berwarna merah jambu yang terlihat seperti cacing sedang melingkar membentuk sebuah cincin.

Bagaimana seseorang bisa terkena kurap? Berikut ini adalah hal-hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena kurap :

Jamur

Penyebab utama atau penyebab primer dari kurap adalah jamur dengan jenis dermatofit. Jamur ini adalah jamur yang mampu bertahan di kulit manusia. Jamur yang ada di kulit manusia ini mampu bertahan hidup dengan cara mengambil keratin bahan dasar di jaringan kulit, rambut dan juga di kuku manusia.

ringworm

Kurang Menjaga Kebersihan

Penyebab kurap sekunder adalah anda kurang bisa menjaga kebersihan. Terutama kebersihan diri anda pribadi. Orang yang jarang mandi pagi maupun sore hari akan mudah terkena kurap. Ketika ada jamur dermatofit di sekitar anda, anda akan mudah sekali terkena jamur tersebut. Jamur pun bisa mudah sekali tumbuh dan berkembangbiak di jaringan kulit anda dan menjadi akibat jarang mandi pagi dan sore.

jaga kebersihan

Orang yang jarang mencuci tangan pun akan lebih mudah tertular oleh penyakit kurap. Saat anda menyentuh tanah atau media yang sudah ada jamur dermatofit di dalamnya kemudian anda menyentuh kulit anda menggunakan tangan anda, maka jamur itu bisa berpindah ke jaringan kulit anda.

Hewan

Orang jawa mengatakan penyakit kurap atau kadasan diakibatkan oleh hewan katak atau menyentuh hewan katak. Memang hal tersebut tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar. Katak bukanlah hewan penyebab penyakit kurap atau kadas namun katak dan semua hewan yang memiliki penyakit kurap akan mudah sekali menularkan kurap tersebut ke kulit manusia.

hewan

Bermain Tanah

Bagi anda yang memiliki buah hati dan anak balita ataupun anak-anak sebaiknya jangan membiarkan anak anda bermain tanah yang kotor dan tercemar. Hal itu dikarenakan tanah bisa menyebabkan kurap secara sekunder ke manusia.

bermain tanah

Tanah bisa menyebabkan kurap karena jamur penyebab penyakit kurap akan bisa hidup di tanah, ketika anda menyentuh tanah yang sudah terinfeksi dengan jamur tersebut maka jamur itu bisa menempel di jaringan kulit anda dan bisa menyebabkan penyakit kurap di kulit anda.

Obesitas

Obesitas akan menyebabkan berbagai macam penyakit. Selain bisa menyebabkan stroke dan terkena serangan jantung. Obesitas pun dipercaya bisa memudahkan terkena berbagai macam penyakit kulit. Karena orang yang memiliki obesitas akan mengeluarkan keringat yang berlebih. Keringat yang berlebihan itu bsa memicu pertumbuhan dan perkembangan jamur kulit di dalam tubuhnya.

obesitas

Pakaian Kotor

Salah satu penyebab timbulnya jamur di kulit anda adalah anda sering menggunakan pakaian kotor sehingga tubuh akan mudah terinfeksi dengan jamur. Pakaian kotor itu bisa menyebabkan anda tidak hanya terkena kurap namun bisa terkena berbagai macam penyakit kulit.

pakaian kotor

Itulah penyebab penyakit kurap, jadi lebih baik mencegah dibandingkan dengan mengobati. Mencegah kurap bisa dengan cara menghindari penyebab kurap primer maupun kurap sekunder.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *